Strategi PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat, Produktivitas Petani Naik

Marianus Waruwu
Strategi Jemput Bola PalmCo Percepat Peremajaan Sawit Rakyat
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa. (Eco Bisnis/Sawit Indonesia)
A-AA+A++

Eco Bisnis – PTPN IV PalmCo mempercepat pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) melalui strategi jemput bola yang terbukti efektif meningkatkan luas lahan perkebunan rakyat yang diremajakan pada awal tahun ini.

Melalui pendekatan ini, PalmCo aktif mendatangi dan mendampingi petani secara langsung untuk mempercepat proses administrasi sekaligus membuka akses pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menegaskan bahwa peran perusahaan tidak berhenti pada pencairan dana, tetapi berlanjut hingga tahap implementasi di lapangan.

“Transformasi perkebunan sawit rakyat adalah kunci mutlak untuk menjaga daya saing industri sawit Indonesia di pasar global. Kami di PalmCo tidak hanya fokus membantu proses percepatan administrasi Rekomtek hingga dana cair. Tanggung jawab kami lebih jauh dari itu, yakni mengawal implementasi Good Agricultural Practices (GAP) di lapangan,” ujarnya.

PalmCo menilai penerapan Good Agricultural Practices (GAP) menjadi faktor utama dalam meningkatkan hasil produksi kebun rakyat. Dengan penggunaan bibit unggul bersertifikat serta teknik penanaman yang terstandar, produktivitas sawit diyakini akan meningkat secara signifikan.

Program PSR sendiri tidak sekadar mengganti tanaman tua, tetapi menjadi bagian dari strategi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Banyak kebun rakyat saat ini mengalami penurunan produktivitas akibat usia tanaman yang telah melewati masa produktif maupun penggunaan benih tidak bersertifikat di masa lalu.

Melalui pendampingan intensif, petani difasilitasi untuk memperoleh pendanaan dari BPDP guna melakukan peremajaan kebun dengan standar yang lebih baik. Proses ini diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor perkebunan sawit rakyat secara menyeluruh.

Dengan penerapan GAP yang konsisten, PalmCo optimistis produktivitas kebun rakyat akan meningkat tajam. Dampaknya tidak hanya memperkuat daya saing industri sawit nasional di pasar global, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan petani di berbagai daerah di Indonesia.***